Amanat Pengasuh

قال النّبيّ صلّى الله عليه وسلّم : "كلّ مولود يولد على الفطرة فأبواه يهوّدانه أو ينصّرانه أو يمجّسانه" (متّفق عليه).

Artinya : “Nabi SAW. bersabda : “Setiap anak yang dilahirkan dalam keadaan suci (fitrah), maka orang tualah yang akan menjadikan anaknya Yahudi, Nashrani atau Majusi”” (Muttafaq ‘Alaih).


Kewajiban utama yang mendidik anak adalah orang tuanya, tapi mungkin tidak semua orang tua ada kemampuan dan kesempatan, selain itu Allah SWT. telah memberi ilmu kepada seseorang yang tentunya ilmu itu harus disebar luaskan, sehingga umat manusia di mana saja berada dan tingkatan bagaimanapun berhak menerima cucuran ilmu Allah SWT.

Dalam hal ini Lembaga Pendidikan Pondok Pesantren melalui para Asatidz/Asatidzah satu-satunya media penyebaran ilmu agama Islam yang tetap konsisten, sehingga hasilnya telah dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat mampu melahirkan kader-kader pemimpin umat yang mandiri, kreatif, tekun, khusyu’ dan ikhlas tanpa menuntut sesuatu imbalan apapun dari siapapun termasuk dari penguasa.

Dalam pembinaan para santrinya, tentunya memerlukan kesungguhan dari berbagai pihak, baik dari pihak pengelola Pesantren maupun dari orang tua, sehingga ketika di Pesantren menerapkan suatu peraturan, ketentuan termasuk sanksi/hukuman yang diberikan kepada santri yang melanggar. Itu semua harus dipahami oleh para santri dan orang tua santri, karena itu semua dijalankan semata-mata membuktikan kasih sayang dan tanggung jawab Pesantren terhadap santrinya.

Oleh karenanya, seluruh santri yang akan Thalabul ‘Ilmi di Pesantren Al Hasan harus memahami terlebih dahulu Tata Tertib dan Peraturan Santri sebagai panduan dasar bagi santri baru. Dengan harapan, agar semua santri baru mampu beradaptasi dengan cepat dan baik sehingga menjadi santri yang taat, Insya Allah akan mendapat limpahan ilmu yang bermanfaat dari Allah SWT. Aamiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin.

Billaahi fii sabiilil haq.

Tingkatan kelas

Di Pesantren Al Hasan terdapat beberapa tingkatan kelas diantaranya :

  • Ibtida setingkat SMP
  • Tsanawi setingkat SMA
  • Takhosus setingkat Mahasiswa
    • Ibtida
    • Tsanawi
    • Takhosus